Teknik-teknik Motivasi Keselamatan Kerja

Halo Sobat Safety!
Kecelakaan kerja dapat terjadi sewaktu-waktu dan tidak terduga. Setiap tempat kerja terdapat berbagai macam kondisi yang tidak pernah luput dari risiko bahaya (Tarwaka, 2008). Hal ini dapat disebabkan baik berasal dari proses alam seperti gempa bumi, petir, banjir, angin topan maupun yang disebabkan dari kegiatan manusia, seperti halnya kecelakaan (baik di darat,laut, dan udara),kebakaran, huru hara, sabotase, terorisme dan kerusuhan. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagiperusahaan serta terganggunya kestabilan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan (Bennet dan Rumondang, 1997).
Namun, tahukah sobat bahwasannya ada teknik-teknik motivasi keselamatan kerja untuk menurunkan angka kecelakaan menuju Indonesia berbudaya K3?
Dalam pasal 86 UU No.13 tahun 2003, dinyatakan bahwa setiap pekerja atau buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, moral dan kesusilaan dan perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat serta nilai-nilai agama.
Karena faktor-faktor manusiawi sangat berperan dalam terjadinya suatu kecelakaan, maka dari itu, perlu dilakukannya motivasi agar para pekerja memperhatikan syarat keselamatan kerja. Beberapa teknik-teknik motivasi keselamatan kerja adalah :
1. Memberikan pandangan jangka panjang
Para pekerja harus diyakinkan bahwa bekerja dengan aman sangat bermanfaat bagi pekerja itu sendiri dan perusahaan, karena akan meningkatkan produktivitas kerja dan pelanggaran terhadap syarat-syarat keselamatan kerja dalam jangka panjang akan merugikan tenaga kerja dan perusahaan.
2. Keikutsertaan pengusaha
Pengusaha harus berperan aktif dalam peningkatan keselamatan kerja dengan cara:
 Menetapkan kebijaksanaan keselamatan kerja dalam manajemen puncak.
 Pembentukan panitia pembina K3 dalam perusahaan.
 Menyediakan sarana dan dana yang diperlukan dalam usaha meningkatkan keselamatan kerja.
3. Kampanye dan Poster keselamatan kerja
Kampanye dan Poster hendaklah membawa pesan yang sederhana, positif dan membangun.

Special question:
Menurut Sobat Safety, Apakah Teknik Motivasi Keselamatan Kerja ini efektif dan dapat diterapkan di Lingkungan Kerja menuju Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3?
Yuk, kirim komentar sobat disini 

Sumber:
Bennet NB.Silalahi dan Rumondang Silalahi. 1995. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo.
Tarwaka, Solichul Bakri, Lilik Sudiajeng. 2004. Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: UNIBA PRESS.
Ridley, John.2008. Ikhtisar Kesehatan & Keselamatan Kerja Edisi Kerja. Jakarta: Erlangga
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan
SAFETY IS MY LIFE. (iar)

Ingin berbagi semua tentang keselamatan sobat? Yuk kirim ke allaboutsafetyid@gmail.com, kami tunggu ya

Line: @allaboutsafety
Instagram: @allabout_safety
Twitter: @allabout_safety
Facebook Page: All About Safety Indonesia
Web: https://allaboutsafety.id
Email: allaboutsafetyid@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *