Tips Sehat dan Selamat Bekerja Dengan Binatang

Tips Sehat dan Selamat Bekerja dengan Binatang

Halo sobat safety! Mungkin di antara sobat adalah animal lover atau memang pekerjaan sobat berkaitan dengan hewan seperti dokter hewan, peternak, atau bahkan pawang? Nah, kabar baiknya ilmu K3 juga sangat bias diterapkan di bidang pekerjaan/ hobi sobat nih. Sama seperti pekerjaan pada umumnya, walaupun pekerjaan yang berhubungan dengan hewan punya keunikan tersendiri karena hewan identik dengan sifat yang lucu dan unik, hewan juga bias menjadi risiko yang mengancam keselamatan dan kesehatan kita.
Hewan terkadang tidak dapat diprediksi saat mereka dibawah tekanan (stress) atau dalam keadaan yang asing bagi dirinya, seperti misalnya saat mengunjungi dokter hewan atau salon hewan. Jadi sangat penting bagi kita untuk selalu berhati-hati dan terus waspada ketika berhubungan dengan hewan.

Risiko yang mungkin muncul dapat diminimalkan dengan cara:

a. Dekati setiap binatang dengan kewaspadaan
Teruntuk sobat yang sering melakukan rescue terhadap hewan di jalan, sebaiknya hindari kontak dengan hewan tersebut melalui area blind spot dan dekati binatang secara perlahan sehingga mereka tahu keberadaan sobat. Bicara dengan lembut, dan jangan pernah bergerak secara tiba-tiba karena akan membuat mereka merasa terancam.
b. Tetap waspada setiap saat
Gigitan dan cakaran seringkali menjadi ancaman bagi sobat ketika binatang dilepasliarkan tanpa pengaman (kandang atau tali pengikat/ pengaman). Jangan biarkan diri sobat teralihkan dengan ponsel atau hal lain yang kurang penting ketika berhubungan dengan hewan.
c. Pelajari perilaku hewan
Orang yang menangani hewan seharusnya memberikan perhatian terhadap tanda-tanda dari perilaku hewan tersebut. Kenali bahasa tubuh yang mengarah pada hal negatif seperti penyerangan.
d. Waspada terhadap gejala penyakit bersumber dari hewan (zoonosis)
Penyakit bersumber dari hewan dapat ditularka nmelalui hewan secara langsung terhadap manusia, seperti ringworm dan rabies. Sobat sebaiknya familiar dengan tanda-tanda dari penyakit-penyakit tersebut dan waspada terhadap cara penularannya. Segera cari fasilitas kesehatan jika anda berpotensi terkena zoonosis setelah kontak dengan hewan.
e. Minimalkan reaksi alergi
Allergen seperti bulu hewan dapat menyebabkan bersin-bersin, sesak napas, dan iritasi mata. Beberapa orang memiliki tingkat keparahan yang berbeda sehingga membutuhkan pertolongan ekstra ketika alergi muncul. Suntik anti alergi mungkin diperlukan untuk menurunkan reaksi alergi sehingga anda dapat bekerja dengan hewan dan mungkin anda butuh untuk sepenuhnya tidak kontak dengan beberapa binatang tertentu jika anda benar-benar memiliki tingkat alergi yang parah.
f. Periksa keamanan di tempat khusus hewan
Benda-benda berujung tajam, lantai yang licin, penerangan yang cukup, dan kondisi keamanan dan keselamatan lainnya perlu diperiksa setiap waktu agar tidak membahayakan sobat dan hewan tersebut.
g. Gunakan Alat Pelindung Diri (jika diperlukan)
Lindungi diri sobat dari risiko-risiko keselamatan dan kesehatan yang mungkin muncul selama penanganan atau kontak dengan hewan, seperti misalnya masker, sarung tangan, atau bajuk husus (coverall)
h. Amankan hewan secara tepat
Mengamankan hewan dapat mencegah sobat dari kecelakaan atau risiko keselamatan seperti terjatuh dan terpeleset akibat air minum hewan yang ditaruh tidak pada tempatnya. Dalam kasus yang berat ketika hewan sobat dalam keadaan agresif, sebaiknya obat penenang hanya boleh diberikan oleh dokter hewan.
i. Buang limbah di tempat yang sesuai
Limbah bahaya biologis (biohazard) seperti kotoran hewan, bahan-bahan dan alat pembersih yang berhubungan dengan hewan seharusnya ditangani secara khusus supaya tidak mencemari lingkungan. Pada umumnya klinik hewan atau peternakan seharusnya memiliki tempat pembuangan khusus.
j. Miliki exit strategy
Ketika sobat memiliki hewan yang besar siapkan jalankeluar untuk keadaan-keadaan darurat, siapkan jalur yang bebas dari rintangan apapun sehingga memudahkan sobat untuk evakuasi diri dalam keadaan darurat. Sobat dapat terluka dan celaka jika tidak melakukan hal ini jika anda tersudut oleh hewan-hewan besar seperti sapi atau kuda.

Oleh : RS – Katriga

Sumber:
https://www.thebalance.com/top-safety- tips-for- working-with- animals-125844

#ALLABOUTSAFETYINDONESIA
#SAFETYISMYLIFE
#SAFETYFIRST
_________________________________

Ingin berbagi semua tentang keselamatan sobat?
Yuk kirim ke allaboutsafetyid@gmail.com, kami tunggu ya ?

Line: @allaboutsafety
Instagram: @allabout_safety
Twitter: @allabout_safety
Facebook Page: All About Safety Indonesia
Web: https://allboutsafetyid.wordpress.com
Email: allaboutsafetyid@gmail.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *