[superbug: bakteri resisten terhadap obat antibiotik]

Ditulis oleh: Muhamad Ridwan

Halo Sobat Safety!

Akhir-akhir ini dunia diberitakan dengan bakteri yang resisten terhadap obat. Bakteri ini banyak jenisnya, misalnya Clostridium difficile, Methicillin-resistant staphylococcus aureus (MRSA), bahkan bakteri penyebab penyakit menular seksual seperti Neisseria gonorrhoeae. Namun bakteri yang resisten terhadap obat antibiotik lebih dikenal dengan sebutan superbug. Apa itu superbug dan mengapa menjadi perhatian dunia? Yuk, simak lebih lanjut sobat!

Berdasarkan riset pada tahun 2014 Perdana Menteri David Cameron mengumumkan bahwa lebih dari 50,000 penduduk Inggris dan Amerika bahkan hampir 1 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat superbug setiap tahunnya. Dewasa ini, berbagai belahan dunia telah menghabiskan setidaknya 20 miliar US dollar setiap tahunnya untuk pengobatan superbug. Diprediksi, angka ini akan terus bertambah dan pada tahun 2050, setiap tahunnya akan ada lebih dari 10 juta orang di berbagai belahan dunia meninggal akibat superbug.

Lalu, bagaimana bakteri ini berkembang dan menyerang tubuh manusia? Bagaimana kita menyikapi perkembangan bakteri ini?

Kehadiran superbug berhubungan erat dengan penyakit dan antibiotik. Dewasa ini, telah terjadi penyalahgunaan antibiotik modern sejak pertama kali dikembangkan pada tahun 1940an. Secara global, penyebab utama resistensi obat adalah penggunaan obat secara berlebihan. Antibiotik hanya dapat digunakan untuk penyakit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri dan dikategorikan sebagai infeksi berat seperti meningitis, batuk rejam dan mycoplasma. Superbug dapat bertahan dari antibiotik dikarenakan terjadi perubahan kecil pada DNA mereka. Bakteri bermutasi dengan mengubah bentuk molekul tempat dimana antibiotik akan mengikat bakteri. Mutasi kecil dapat meningkatkan pertahanan, menjadikannya perisai untuk mereka dan mampu membuat senjata untuk memecah antibiotik.

Superbug menjadi prioritas di dunia kesehatan dan sekarang ini ilmuwan di berbagai belahan dunia fokus dalam mengembangkan antibiotik yang mampu melawan jenis bakteri ini. Diperlukan juga kebijakan bersama antara pakar kesehatan dan masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat dan antibiotik yang tepat sehingga dapat meminimalisasi perkembangan bakteri resisten. Yuk, jaga kesehatan tubuh kita dari berbagai penyakit sobat! Semoga bermanfaat 🙂

Special question:
Apa penyebab utama timbulnya Superbug? Kirimkan jawaban dan komentar sobat di bawah ini ya 🙂

Sumber:
[Changing Markets and Ecostorm]. 2016. Superbugs in the Supply Chain: How pollution from antibiotics factories in India and China is fueling the global rise of drug-resistant infections
Empinado H. 2016. See how a superbug is created. https://www.statnews.com/2016/07/26/superbug-antibiotics-bacteria/ diakses pada 20 Februari 2018
Ji HF, Wang Z, Chen Q, Wei Y. 2015. Nanomedicine and Biotherapeutics for Antibiotic Resistance Bacteria. J Nanomedine Biotherapeutic Discov 5: 1000e137. Doi:10.4172/2155-983X.1000e138
Rahmah L. 2016. Superbugs NDM-1 Virus Kebal Antibiotik. https://www.kompasiana.com/lestarirahmah/superbugs-ndm-1-virus-kebal-antibiotik_57e8de451f23bd5714a05dde diakses pada 20 Februari 2018

SAFETY IS MY LIFE. (AYS/YN)

Ingin berbagi semua tentang keselamatan sobat? Yuk kirim ke allaboutsafetyid@gmail.com, kami tunggu ya 🙂

Line: @allaboutsafety
Instagram: @allabout_safety
Twitter: @allabout_safety
Facebook Page: All About Safety Indonesia
Web: https://allaboutsafety.id
Email: allaboutsafetyid@gmail.com

#safetyismylife
#allaboutsafety
#superbug
#bakteriresisten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *