PENGENALAN DAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN (K2) SEJAK USIA DINI

Pengenalan K2 Sejak Usia Dini

Masalah utama pada K3 di Indonesia adalah KESADARAN akan RESIKO bahaya yang mengancam, baik dari dalam maupun luar diri pekerja. Hal ini ngga bisa kita pungkiri terjadi karena beberapa faktor, salah satunya latar belakang pendidikan. Maka dari itu sebaiknya ada langkah yang kita lakukan demi menyadarkan masyarakat K3, dalam hal ini pengenalan dan  penerapan Keselamatan dan Kesehatan (K2) sejak usia dini, kalo kerjanya ntar aja pas udah gede. Namun menurut Suprianto (2015), upaya penanaman Nilai-Nilai Keselamatan dan Kesehatan (Safety & Health Values) pada Anak Usia Dini melalui Lembaga PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sepertinya belum biasa kita dengar dan belum bersifat wajib untuk diterapkan di negeri tercinta ini.

Bahkan mungkin sebagian dari kita akan melemparkan beberapa pertanyaan seperti di bawah ini terlebih dahulu:

1. Bisakah nilai-nilai keselamatan dan kesehatan ditanamkan sejak dini?

2. Perlukah penanaman nilai-nilai keselamatan & kesehatan tsb dilakukan sejak dini?

3. Bagaimana cara menanamkan nilai-nilai tsb pada anak usia dini?

4. Indikator perilaku apa saja yang diharapkan muncul dari upaya penanaman ini?

5. Siapa saja yang seharusnya ikut berperan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut?

6. Dan lain sebagainya.

 

Sebenarnya pemahaman-pemahaman mengenai K2 sudah banyak diterapkan di Indonesia cuma kitanya aja gatau. Hayooo ketauan kan kalo belom sadar? Contohnya seperti yang ditulis dalam Majalah KATIGA terbitan No. 56/Th.VIII/2015 lalu yang dilakukan oleh Sutotok A.B. dalam Acara Sosialisasi dan Edukasi K3 bagi Guru se wilayah Jabodetabek, yang mengharapkan agar kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan mulai tumbuh sejak anak sekolah, terutama pada anak-anak yang bersekolah di SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) yang banyak bersinggungan dengan K3 (Suprianto, 2015). Lebih lanjut Suprianto mengatakan dalam blognya yang berjudul “Bisakah Keselamatan & Kesehatan Diajarkan Pada Anak Usia Dini?” saat bekerja sebagai SHE Superintendent di salah satu perusahaan tambang di Indonesia juga sering melakukan kampanya K2 pada anak – anak usia sekolah mulai dari SD sampai SMA dengan cara lomba mewarnai gambar pekerja tambang yang menggunakan APD bagi jenjang SD, lomba mengarang dengan tema K2 bagi jenjang SMP, dan lomba cepat tepat dengan tema K2 untuk jenjang SMA yang notabene ayah atau kakak laki – laki mereka adalah pekerja di perusahaan tambang. Sedangkan untuk PAUD sudah dilakukan oleh salah satu PAUD di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Menurut Direktorat Jenderal PAUD, Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia dalam Buku Pedoman Teknis Penyelenggaraan Kelompok Bermain yang dikeluarkan oleh pada tahun 2006, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah merupakan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak-anak, sejak usia lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian stimulus pendidikan agar membantu perkembangan dan pertumbuhan, baik jasmani maupun rohani mereka, sehingga anak-anak tersebut memiliki kesiapan memasuki pendidikan yang lebih lanjut. PAUD merupakan pendidikan yang paling mendasar dan menempati kedudukan sebagai golden age dan sangat strategis dalam pengembangan sumber daya manusia.

Oleh karena itu pemahaman mengenai K2 penting banget dilakukan sejak usia dini, agar mereka sadar dan yakin akan pentingnya K2 supaya mereka terbiasa menghindar dari resiko kecelakaan yang mengancam keselamatan dan kesehatan mereka. Satu hal lagi, agar pemahaman K3 ngga susah – susah banget ditanamkan saat mereka besar nanti.

(LH 2017)

 

#ALLABOUTSAFETYINDONESIA

#SAFETYISMYLIFE

#SAFETYFIRST

#BUDAYAK2SEJAKDINI

—————————————————————

Ingin berbagi semua tentang keselamatan sobat? Yuk kirim ke allaboutsafetyid@gmail.com, kami tunggu ya ?

 

Line: @allaboutsafety

Instagram: @allabout_safety

Twitter: @allabout_safety

Facebook Page: All About Safety Indonesia

Web: https://allboutsafetyid.wordpress.com

Email: allaboutsafetyid@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *