Prospek Pekerjaan Ahli K3

imagebam.com

Halo sobat safety!

Saat ini telah banyak universitas-universitas yang membuka program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau sejenis.

Ini adalah sebuah bacaan yang wajib di baca bagi mahasiswa K3 yang masih galau, ataupun adik-adik SMA yang baru mau UN dan masih bingung mau memilih Jurusan kuliah apa sih?

Prospek Jurusan K3 sangat luas loh!

Lalu apa sajakah prospek kerja di bidang K3 itu? Mari simak tulisan berikut.

Tulisan Asli oleh: Fauzi Jatmiko
Edit dan sunting: Ahmad Afif Mauludi

Mengingat pada tahun 2013 silam, pemerintah telah mengeluarkan peraturan tentang JaFung (jabatan fungsional) di Instansi kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai ahli PNS ahli K3. Dengan persyaratan dari D4/S1 K3/Hiperkes. Diharpkan dengan adanya peraturan tersebut, semua instansi kesehatan harus mempunyai ahli K3 khususnya K3 Rumah Sakit (K3 RS).

Berkaitan dengan adanya Jabatan Fungsional sebagai PNS ahli K3 RS menjadikan angin segar bahwasanya lulusan K3 itu tidak hanya di tambang atau oil and gas saja. Inilah yang menjadikan mahasiswi lulusan K3 tidak boleh merantau kerja sampai dipelosok papua atau kalimantan oleh orang tuanya. Oleh karena itu, setelah adanya MOU dengan Kemenkes tentang lulusan K3 baik D4/S1 bisa bekerja menjadi PNS sebagai ahli K3 RS menjadikan angin segar (hujan yang membasahi tanah kering) khususnya bagi mahasiswa/mahasiswi yang tidak mau atau tidak boleh merantau jauh ke luar jawa atau luar daerah.

Terkait dengan prospek yang lain, yang mana sudah saya jelaskan diatas. Prospek kerja Lulusan D4/S1 K3, yaitu :

Manufaktur (Pabrik-pabrik kimia, mesin/automotif, farmasi, dll). Misalnya : Astra, Coca Cola, Kimia farma, Pupuk Kaltim, Semen Gresik, INKA, dll.Pertambangan (maining and coal). Misalnya : ANTAM, BUMA, PAMA, FREEPORT, Adaro, SIS, dll.

Oil and Gas (minyak dan gas). Misalnya : Badak LNG, Pertamina, Chevron, ConPi (Conoco Philip), Total, Exxon Mobil, Cnooc Ltd., dll.

Construction (pembangunan/konstruksi gedung, jalan, dll). Misalnya : WiKa (Wijaya Karya), Adhi Karya, dll.

Garmen/Textile.

Rumah Sakit.

Dosen (pengajar di Poltekes, namun sekarang harus menempuh S2 dahulu sebagai syarat minimal pengajar/dosen, pilihan melanjutkan studi di dalam dan luar negeri. Misalnya : UNAIR, UI, dll).

atau membuat perusahaan sendiri!! (contohnya: Perusahaan Jasa K3, bidang pelatihan, konsultasi, riksa uji, dst)

Mengenai gambaran mata kuliah program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, antara lain: HI (Higiene Industri, Keselamatan Kerja, Kesehatan Kerja, Gizi Kerja, Perundang-undangan K3 dan Ketenagakerjaan/Jamsostek, SMK3 (Sistem Manajemen K3), Pencemaran lingkungan, sanitasi lingkungan, Amdal, Audit K3, Fisika kesehatan, Biokimia, Biologi, manajemen limbah, toksikologi industri, ergonomi, dan di akhir semester (kalau tidak salah ada semester 6 atau 7 ada penjurusan/peminatan, seperti K3 Oil and Gas, K3 Pertambangan, K3 Construction, K3 Rumah Sakit, K3 Manufacture), dan mata kuliah lainnya yang berkaitan dengan K3.

Program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memang sedang naik daun saat ini. Prospek kerja sangat luas, hampir di SEMUA sektor industri ada dan harus ada K3 (terkait pelaksanaan UU K3 No. 1 tahun 1970, UU tentang ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003, PP tentang wajib SMK3 di semua perusahaan, dan peraturan-peraturan lainnya) atau menjadi PNS di Rumah Sakit/Puskermas atau Dose di Universitas/Poltekes/Politeknik. Apalagi dengan adanya program pemerintah yang mencanangkan “2015 semua perusahaan harus sudah mempunyai ahli K3” membuat prodi K3 semakin booming dan banyak dicari, bahkan tidak hanya dari lulusan asli prodi K3 saja yang merebutkannya, seperti prodi Teknik Industri, Teknik Lingkungan, Teknik Mesin, da yang lainnya bisa ikut merebutkan posisi K3 di perusahaan. Jadi, seiring berjalannya waktu karena lulusan yang lain tidak mungkin menjadi professional di bidangnya bisa jadi lahan-lahan kerja yang bukan bidangnya bisa di isi oleh lulusan prodi lain, karena memang berkaitan dengan “Kerja/Bekerja” apapun bisa terjadi.

Yang perlu diketahui juga, nanti lulusan D4/S1 K3 akan bekerja dalam sebuah departemen HSE (Health Safety Environment) atau OHS (Occupational Health and Safety) perusahaan sebagai safety Officer atau safety Professional atau HSE Manajer.

Bagaimana? Menarik kan! Jadi ayo ramai-ramai pilih Jurusan K3!

SAFETY IS MY LIFE.

Ingin berbagi semua tentang keselamatan sobat? Yuk kirim ke allaboutsafetyid@gmail.com, kami tunggu ya ��

Line: @allaboutsafety
Instagram: @allabout_safety
Twitter: @allabout_safety
Facebook Page: All About Safety Indonesia
Web: https://allaboutsafety.id
Email: allaboutsafetyid@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *